Minggu, 09 Oktober 2011

Sepeda Motor Unik

Sepeda motor yang unik! berada di tempat yang juga unik... foto ini kuambil sore hari, hampir Magrib 2 minggu lalu. Lokasinya di seberang Desa Apuai. Pada musim penghujan tempat ini akan tenggelam dan digenangi air waduk Riam Kanan. Keberadaan sepeda motor ini mengingatkan ku pada bus aneh Alaska dalam film Into The Wild,.. :)

Perjalanan Mengajar Di Daerah Terpencil

Musim kemarau mempengaruhi gelombang di waduk Riam Kanan. Sekitar bulan Mei aku, Ibu Arbainah, dan temanku Mariani pernah terdampar di pulau ini karena jukung Pak Mukri yang kami sewa mati dan penuh dengan air gelombang yang masuk. Hampir karam.


 Pulang ke Banjarmasin pada siang hari, menyewa kapal penduduk yang berukuran cukup besar Rp. 125.000! padahal kalau tidak musim angin kencang dan gelombang besar sewa kapal yang berukuran lebih kecil hanya Rp. 75.000.




Biasanya, setiap pagi ada kapal Paman Sadi atau Paman Bawai yang mengankut penumpang dari Desa Rantau Bujur ke Pelabuhan di Tiwingan Lama tempat kami memarkir sepeda motor. Akan tetapi karena kemarau, debit sungai menyusut, kapal hanya bisa masuk sampai Desa Apuai. Dari Apuai ke Rantau Bujur atau sebaliknya kami naik sabora/cis/jukung bermesin.




Senja Di Banjarmasin

Foto ini kuambil tanggal 29 September 2011 lalu di dekat jembatan Banua Anyar.

Senin, 26 September 2011

Rabu, 17 Agustus 2011

Teman Sepanjang Jalan

Teman Sepanjang Jalan 

Inilah teman yang dari dulu sampai saat ini senantiasa menjadi teman menyusuri jengkal demi jengkal tanah, aspal dan lumpur. Teman yang setia, walau kadang-kadang bikin jengkel, karena kadang (walau sangat jarang) mogok. 
Beberapa waktu lalu ada yang menyarankan agar dia diberi nama. Akan tetapi sampai sekarang aku belum menemukan nama yang cocok....
Ada banyak cerita, begitu banyak cerita, yang pernah ku lewati bersamanya.
Melaju berlomba, melawan angin sambil bersenandung... 
Melaju menguji diri,  menumpahkan adrenalin, melonggarkan kepenatan atau saat dada terasa sesak...
Bersamanya pernah bertabrakan hingga terseret beberapa meter, ditilang polisi, kepanasan, kehujanan, kelelahan....
Ada saat-saat ketika ada bayak hal tidak berjalan baik.
Rem yang longgar, klakson rusak, dan lampu reting mati....
Maka mengingat Musashi dengan pedang kayunya adalah penghibur hati
Bukanlah alat atau senjata, tapi cara menggunakan dan menyatunya hati yang menjadi kunci 
Teman adalah yang membantu, meringankan beban dan senantiasa ada saat kita perlu... 
Dan itu adalah engkau sepeda motorku :)




Kamis, 30 Juni 2011

Saat Kau Datang

moment atau  kondisi tertentu ternyata sangat mempengaruhi rasa sesuatu
saat cuaca mendung, hujan deras menguyupkan badan
segelas air es dingin bukanlah sesuatu yang kehadirannya disambut dengan luapan syukur..
tetapi,

saat baru tiba dari perjalanan jauh yang melelahkan
setelah dibakar naungangan matahari yang bersinar terik
senyum dan luapan syukur pastilah akan  menyambut segelas air es dingin itu

mungkin itulah mengapa
Allah menciptakan momen-momen itu
agar senyum dan luapan syukur menyambut
saat kau dihadirkan dalam hidupku